0
 “SEKOLAH HARUS TERTIB ADMINISTRASI” ; DRS. LUKMAN, KEPALA DINAS DIKBUDPORA TEBO


Dari kiri: Ennawati, S.Pd, Drs. Lukman, Ilyas, M.Pd
Pada saat acara tatap muka antara KADIS DIKBUDPORA Kabupaten Tebo Drs. Lukman beserta SEKDIN DIKBUDPORA Kabupaten Tebo Ilyas, M.Pd dengan seluruh pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru yang berada di lingkungan kecamatan VII Koto Ilir banyak hal positif yang disampaikan oleh beliau dirasakan bagi peserta yang hadir dalam acara ini. Penyampaian yang “bersahabat” membuat peserta antusias mengikuti acara demi acara yang diadakan pada hari Selasa, 06 Maret 2012 di SMPN 16 Tebo ini, acara dimulai sekitar pukul 14.00 s/d 16.30 WIB.


Beberapa hal penting yang disampaikan beliau demi peningkatan kualitas pendidikan sekolah yang lebih baik di Kabupaten Tebo antara lain; pelaksanaan UN tahun 2012 yang jujur, sekolah tertib administras, tidak ada kolusi, korupsi, dan nepotisme di lingkungan sekolah, guru tidak perlu mengurus sendiri urusan dinas baik mengenai pengurusan kenaikan pangkat ataupun urusan-urusan lain ke Kabupaten Tebo, melainkan menjadi tanggung jawab staf tata usaha sekolah (TU) dan kepala sekolah, sehingga guru tidak meninggalkan kewajiban mengajarnya beliau juga menegaskan“meninggalkan tugas mengajar juga merupakan korupsi”. Dalam menjalankan tugasnya hendaknya guru itu ikhlas dan mengenai mutasi/pemindahan pegawai selayaknya diterima dengan lapang dada oleh siapapun karena tugas adalah amanah dari Allah SWT untuk diterima dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.  

Selain daripada itu pada saat yang sama beliau juga menghimbau khususnya bagi pegawai yang berstatus PNS agar membayar zakat sebesar 2,5 % dari gaji yang diterima di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Kabupaten Tebo karena 2,5 persen dari penghasilan tersebut adalah hak orang lain. Sehubungan dengan hal tersebut, Drs. Lukman menceritakan kisah inspiratif tentang hikmah zakat, infak dan sedekah ini, ada seorang ibu-ibu yang bekerja sebagai ibu rumah tangga yang berpenghasilan Rp. 600 ribu perbulan, namun dalam perbulannya orang itu mampu menyisihkan sebesar 10 % dari penghasilannya atau sebesar Rp. 60 ribu. Ternyata dikemudian hari ketiga anaknya seluruhnya dapat mengenyam pendidikan kuliah berbeasiswa.

Pada akhir penutupan dari pengarahan beliau menanyakan pada peserta yang hadir apa ada yang belum kenal pada beliau, lalu beliau pun menceritakan secara singkat tentang biografinya yang ternyata Drs. Lukman berasal dari VII Koto dan dahulu juga pernah menjabat sebagai kepala SMPN 16 Tebo ini pada awal tahun 1994 sampai dengan tahun 1997. Sebelum menjadi Kepala Dinas DIKBUDPORA Kabupaten Tebo yang dilantik pada 31 Januari 2012 lalu, Drs. Lukman sempat menjabat sebagai Kepala Dinas SOSNAKERTRANS Kabupaten Tebo. (djsn)

Post a Comment

 
Top